Sebanyak 1.258 jamaah Kabupaten Tegal ikuti manasik haji

Sebanyak 1.258 calon jamaah haji memadati Auditorium Kampus Stikes Bamada Slawi untuk mengikuti bimbingan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal.

Update: 2025-04-15 19:46 GMT
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com

Elshinta.com - Sebanyak 1.258 calon jamaah haji memadati Auditorium Kampus Stikes Bamada Slawi untuk mengikuti bimbingan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para calon tamu Allah mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji yang benar sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Antusiasme terlihat jelas dari wajah para peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Mereka tampak khidmat menyimak setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya. Bimbingan manasik ini meliputi berbagai aspek penting dalam ibadah haji, mulai dari pemahaman rukun dan wajib haji, tata cara tawaf, sa'i, wukuf di Arafah, hingga prosesi melempar jumrah di Mina.

Acara bimbingan manasik haji ini di buka secara langsung oleh Sekda Kabupaten Tegal, Amir Mahmud yang menerangkan untuk calon jamaah haji Kabupaten Tegal ini terbagi menjadi 5 kloter keberangkatan dan rencananya akan diberangkatkan pada tanggal 3 Mei 2025. 

Sekda Kabupaten Tegal Amir Mahmud dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para calon jamaah. Beliau menekankan pentingnya mengikuti bimbingan manasik dengan seksama agar ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lancar dan mabrur.

"Untuk calon jamaah haji tahun 2025 ini, alhamdulillah Tegal akan memberangkatkan sebanyak 1.258 calon jamaah yang nanti insya Allah akan berangkat pada tanggal 3 mei 2025 ini, dan dari seluruh jamaah paling muda 20 tahun dan tertua 90 tahun calon jamaah haji dari wilayah Kecamatan Tarub," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (15/4). 

Selain penyampaian materi secara teoritis, para calon jamaah juga diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi praktik manasik haji. Kegiatan ini bertujuan agar para peserta lebih memahami secara visual dan kinestetik setiap tahapan ibadah haji, sehingga dapat lebih siap saat berada di Tanah Suci.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal, Muhammad Aqso, menyampaikan harapannya agar seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala. Beliau juga menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental bagi para calon jamaah, mengingat perjalanan ibadah haji yang cukup panjang dan memerlukan kondisi yang prima.

"Kami dari Kemenag Kabupaten Tegal terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran pemberangkatan calon jamaah haji tahun ini. Kami juga mengimbau kepada seluruh calon jamaah untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin," katanya. 

Salah satu calon jamaah haji berusia 85 tahun Ibu Tadjridjah mengatakan dirinya sangat senang dan terbantu dengan adanya bimbingan manasik ini. "Setelah 13 tahun menunggu alhamdulillah saya sekarang bisa berangkat dengan anak saya. Dan hari ini bimbingan manasik Penjelasan dari para ustadz sangat jelas dan simulasinya membuat saya lebih percaya diri," ujar Ibu Tadjridjah, salah seorang calon jamaah asal Deda cangkring, Kecamatan Talang. 

Tags:    

Similar News